Cara kerja dari kamera MILC ini sedikit berbeda dengan cara kerja kamera SLR. Pada SLR, informasi gambar yang masuk melalui lensa/through-the-lens (TTL) akan dipantulkan oleh cermin ke pentaprisma dan baru akan ditampilkan di viewfinder. Sementara, pada kamera MILC, informasi gambar akan langsung menuju sensor.

Younameit! Productions (Gambar : http://belajarfotografi.com/)
Keuntungannya, kamera menjadi lebih tipis dan ringan. Kerugiannya, viewfinder optik akan hilang dan digantikan oleh electronic viewfinder, kecuali untuk kamera MILC Leica dan Fujifilm. Lensa untuk kamera MILC ini kebanyakan menggunakan lensa baru kecuali menggunakan adapter untuk lensa-lensa yang sudah ada di masing-masing merk. Sebabnya adalah desain mounting yang memang baru dan berbeda dari mounting yang sudah ada pada kamera SLR. Keadaaan inilah yang menyebabkan lensa-lensa yang diperuntukkan kamera MILC masih tergolong mahal.
Beberapa hal di atas tentu menjadi pertimbangan tersendiri saat hendak memutuskan apakah akan membeli kamera DSLR atau MILC. Kesamaaannya yaitu antara DSLR dan MILC sama-sama memerlukan sistem kamera mulai dari membeli bodi dari kamera, membeli range lensa yang lengkap, sampai dengan berbagai macam aksesorisnya. Jelas berbeda dengan kamera poket, dimana kita hanya tinggal membeli kameranya kemudian seketika itu juga kamera itu bisa dipakai.
Munculnya kamera MILC dengan sensor besar bisa jadi merupakan ‘ancaman’ bagi keberadaaan kamera DSLR. Walaupun hal itu dibantah tegas oleh David Perry dari Canon UK yang menyatakan bahwa kamera DSLR tidak akan tergusur oleh kamera MILC dikarenakan masih ada beberapa keunggulan DSLR seperti kecepatan AF (autofocus) pada obyek yang bergerak cepat, pengaturan manual yang lebih luas, dan juga masih adanya sistem optical viewfinder pada DSLR. Dalam beberapa tahun ke depan, semua keunggulan DSLR yang disebut di atas bisa saja diterapkan pada kamera MILC. Sebab, seperti yang kita ketahui teknologi selalu berkembang dengan pesat setiap saat. Bahkan untuk urusan kecepatan, Nikon berani mengklaim bahwa kamera MILC mereka yaitu Nikon 1 series dapat merekam gambar secara continuously sebanyak 60 fps dan merupakan kamera dengan AF tercepat di antara kamera interchangeable lens lainnya, bahkan untuk DSLR kelas entry level sekalipun.
Bagian (1) klik di sini
Penulis : Reza Iswahyudi Rusdi / @rezarusdi (sutradara dari Younameit! Productions)
Kunjungi juga web kami di http://www.younameit-id.com/